Kerja Shift Malam ? Jaga Kualitas Tidur Dengan Cara Berikut Ini


0
Kerja Shift Malam ? Jaga Kualitas Tidur Dengan Cara Berikut Ini
Kerja Shift Malam ? Jaga Kualitas Tidur Dengan Cara Berikut Ini

KoranViral – Kerja shift didefinisikan sebagai bekerja di luar jam kerja biasa. Model kegiatan ini paling umum ditemukan dalam masyarakat urban,

entah tersebut seorang dokter, polisi, pegawai negeri ataupun karyawan swasta.

Masalah yang tidak jarang terjadi pada semua pekerja ini ialah gangguan tidur. Pada masa-masa istirahat mereka bekerja,melawan jam biologis tubuhnya.

Umumnya, semua pekerja shift merasa bisa menggantikan istirahat malam dengan istirahat di pagi/siang hari sepulang bekerja. Tapi nyatanya, rasa kantuk bisa tetap dialami walaupun telah tidur 7 jam di siang hari.

Kondisi ini diakibatkan oleh jam biologis yang tetap mengantarkan sinyal kantuk di malam hari (sesuai faedah normalnya).

Progesi laksana polisi, petugas pemadam kebakaran, satpam, dokter, memerlukan tingkat kesiagaan dan kewaspadaan yang tinggi sepanjang malam.

Namun, rasa kantuk dan tidak cukup tidur kronis bisa mengganggu konsentrasi, proses berpikir, bahkan kendala untuk memungut keputusan.

Kantuk berlebih disertai gangguan dalam beraktivitas sehari-hari, dapat jadi merupakan fenomena hipersomnia yang dirangsang oleh kurangnya jam tidur.

Menjaga kualitas tidur

Kerja Shift Malam ? Jaga Kualitas Tidur Dengan Cara Berikut Ini
Kerja Shift Malam ? Jaga Kualitas Tidur Dengan Cara Berikut Ini

Cara yang paling efektif dalam menghilangkan ngantuk saat kerja bagi para pekerja shift malam adalah dengan menjaga kualitas tidur. Berikut beberapa cara yang dapat kita usahakan dalam menjaga kualitas tidur :

  1. Usahakan tidak bekerja pada shift malam secara berturut-turut. Dampak buruk kurang tidur dapat dikurangi jika jumlah shift malam dibatasi atau diselingi dengan hari libur.
  2. Hindari mengganti shift terlalu sering. Biarkan badan beradaptasi dulu. Jika tidak mungkin, usahakan mengganti dari shift pagi ke shift siang atau malam, dan tidak sebaliknya.
  3. Tidur sebentar saat shift, bahkan tidur 30 menit cukup untuk mengembalikan performa.
  4. Pastikan penerangan di tempat kerja cukup. Tubuh manusia bekerja berdasarkan ritme sirkadian yang dipengaruhi oleh cahaya. Saat terkena cahaya, jam biologis kita lebih mudah beradaptasi sehingga membantu untuk tetap terbangun dan fokus saat bekerja.
  5. Batasi konsumsi kafein. Jika ingin minum kopi, minumlah di awal shift dan hindari menjelang akhir shift. Kita butuh tidur setelah shift.
  6. Setelah selesai bekerja, segera pulang untuk tidur. Hindari cahaya sebisa mungkin. Jika perlu gunakan kacamata hitam.
  7. Sebisa mungkin ikuti jadwal tidur-bangun yang tetap. Tubuh manusia lebih mudah beradaptasi jika memiliki jadwal yang tetap.
  8. Di waktu tidur, pastikan tidak ada gangguan dari orang lain.
  9. Gelapkan kamar tidur, meskipun itu pagi hari. Walaupun mata kita terpejam, mata kita tetap dapat membedakan gelap dan terang. Jika ada cahaya matahari yang masuk ke dalam kamar, otak kita tetap menganggapnya sebagai pagi dan merangsang kita untuk bangun, walaupun badan terasa lelah.

Baca Juga : Grumpy Kucing pemarah yang legend Mati ?


Like it? Share with your friends!

0
KVAdmin

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *